Klien Bisnis

Klien bisnis adalah individu atau perusahaan yang menggunakan aplikasi “SOEDJA For Business” dengan tujuan untuk mencari serta memperkerjakan pekerja lepas yang berada dalam platform SOEDJA. Klien bisnis mencari pekerja lepas dengan membuka lowongan pekerjaan sesuai dengan kategori yang disediakan oleh SOEDJA.

Business clients are individuals or companies that use the “SOEDJA For Business” application to find and hire casual workers on the SOEDJA platform. Business clients are looking for casual workers by opening job vacancies by the categories provided by SOEDJA.

Mitra Freelancer

Mitra freelancer adalah pekerja lepas atau individu yang menggunakan aplikasi “SOEDJA For Freelancer” untuk mencari lowongan pekerjaan, proyek dan mempublikasi portfolio. Mitra freelancer tidak terikat hubungan oleh SOEDJA dan klien bisnis sebagai pemberi kerja tetap. Mitra freelancer menerima pendapatan dari hasil pekerjaan yang telah selesai berdasarkan ekspektasi oleh klien bisnis.

Freelancers partners are freelancers or individuals who use the “SOEDJA For Freelancer” application to find job openings, projects, and publish portfolios. SOEDJA and business clients do not bound freelancer partners as permanent employers. Freelancer partners receive income from work completed based on expectations by business clients.

SOEDJA

SOEDJA adalah perusahaan kurator yang mengumpulkan pekerja lepas dalam berbagai kemampuan untuk membantu bisnis mewujudkan inovasi bisnis. Melalui aplikasi “SOEDJA For Business” & “SOEDJA For Freelancer”, SOEDJA berkewajiban untuk memberikan akses informasi secara adil bagi pengguna aplikasi dalam menciptakan kolaborasi.

SOEDJA is a curatorial company that gathers freelancers in various abilities to help businesses realize business innovation. Through the applications “SOEDJA For Business” & “SOEDJA For Freelancers”, SOEDJA is obliged to provide fair access to information for application users in creating collaboration.

Kode OTP & Kode PIN

Kode OTP adalah enam angka unik yang dikirimkan oleh sistem SOEDJA secara random kepada pengguna aplikasi untuk meningkatkan keamanan data pengguna. Kode PIN adalah enam angka rahasia yang dibuat oleh pengguna untuk digunakan didalam aplikasi SOEDJA dalam perihal fitur masuk dan keuangan.

OTP codes are six unique numbers randomly sent by the SOEDJA system to application users to increase user data security. The PIN code is a six-digit secret number created by the user to used in the SOEDJA application in terms of login and financial features.

SOEDJA KOIN

SOEDJA KOIN adalah produk digital atau token yang digunakan oleh klien bisnis untuk dapat menggunakan layanan jasa publikasi lowongan pekerjaan didalam aplikasi SOEDJA. SOEDJA KOIN bukan alat pembayaran ataupun mata uang yang digunakan untuk membeli produk lain diluar dari layanan jasa aplikasi SOEDJA.

SOEDJA COINS are digital products or tokens that are used by business clients to be able to use job publishing publications services in the SOEDJA application. SOEDJA COINS are not payment instruments or currencies used to buy other products outside of SOEDJA application services.

Kategori, Sub-Kategori & Jenis

Kategori adalah layanan jasa yang disediakan oleh SOEDJA sebagai metode kurasi peng-kategorian layanan yang tersedia. Sub-Kategori adalah layanan pekerjaan yang lebih rinci dari suatu proyek, sedangkan jenis adalah satuan pekerjaan. Contoh; Kategori Jasa Desain > Sub-Kategori : Desain Identitas Bisnis > Tipe : Membuat Logo.

Categories are services provided by SOEDJA as a curation method for categorizing available services. Sub-Categories are more individualized work services of a project, while types are work units. Example; Design Services Category> Sub-Categories: Business Identity Design> Type: Make a Logo.

Nomor VA

Virtual Account adalah nomor pembayaran yang disediakan oleh SOEDJA bekerjasama dengan penyedia alat pembayaran resmi pihak ketiga yang telah bekerjasama dengan perusahaan perbankan. VA digunakan untuk membayar proyek atas jasa pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja lepas. Nomor VA hanya didapatkan untuk setiap proyek yang sudah memiliki pekerja lepas atau dalam status dibayar.

A virtual account is a payment number provided by SOEDJA in cooperation with official third-party payment providers that have collaborated with banking companies. VA is used to pay for projects for services performed by casual workers. VA number is obtained for every project that has a freelance worker or paid status.

Proyek Paket

Proyek paket adalah fitur yang dikelola untuk mempermudah bisnis dalam membuka lowongan proyek pekerjaan kepada pekerja lepas karena informasi tentang biaya pasti, hasil yang didapat serta jadwal selesai pengerjaan sudah di pastikan oleh SOEDJA. Proyek paket juga dikerjakan oleh pekerja lepas yang telah bergabung dalam program khusus untuk mengerjakan proyek klien bisnis yang memilih proyek paket.

Project packages are features that are managed to make it easier for businesses to open job vacancies for freelancers because of the information about the exact costs, the results obtained and SOEDJA has confirmed the scheduled completion of work. Package projects are also done by freelancers who have joined special programs to work on business client projects that choose package projects.

Standard Keahlian Freelancer

Standard keahlian freelancer adalah susunan keahlian untuk setiap jasa pekerjaan yang terdapat di aplikasi SOEDJA. Standard keahlian ini juga digunakan oleh sistem SOEDJA untuk mencari pekerja lepas yang memiliki keahlian dalam bidang-bidang yang sesuai dengan kapasitas proyek.

Freelancer standard is the arrangement of expertise for each job service contained in the SOEDJA application. This expertise standard is also used by the SOEDJA system to find casual workers with knowledge in areas.

QR Code

QR Code adalah fitur perangkat kode yang digunakan untuk mempercepat pencarian pekerja lepas didalam aplikasi SOEDJA. Fitur QR Code memungkinkan pengguna untuk terhubung secara langsung dari satu perangkat ke perangkat lain untuk menjalankan interaksi pekerjaan, dalam hal ini mengundang pekerja lepas secara langsung kepada proyek.

QR Code is a code device feature used to speed up the search for freelancers in the SOEDJA application. The QR Code feature allows users to connect directly from one device to another to carry out work interactions, which, in this case, invite casual workers directly to the project.

Milestone

Milestone adalah fitur yang menyimpan hasil pekerjaan dari suatu proyek. Fitur ini digunakan oleh klien bisnis untuk menerima hasil pekerjaan berupa link dari berbagai sumber yang dimasukan oleh pekerja lepas didalam aplikasinya. Milestone juga digunakan sebagai alat pengukur revisi bagi suatu proyek, setiap proyek dari klien bisnis memiliki kuota lima milestone atau lima kali revisi (menerima hasil).

Milestone is a feature that stores the results of the work of a project. This feature is used by business clients to receive work results in the form of links from various sources entered by freelancers in their applications. Milestone is used as a revision measurement tool for a project; each project from a business client has a quota of five pillars or five revisions (receiving results).

Timeline

Timeline adalah durasi waktu pengerjaan yang digunakan klien bisnis dan pekerja lepas dalam mengukur durasi waktu dari awal mulai bekerja sampai dengan waktu deadline proyek selesai.

Timeline is the duration of work time used by business clients and freelancers in measuring the time duration from the start of work until the project deadline is completed.

Account Executive

Account executive adalah seseorang atau delegasi dari pihak SOEDJA yang bertugas untuk menjamin kelancaran suatu proyek. Account executive bertugas untuk membantu klien bisnis dalam berkomunikasi, mencari freelancer, menyusun perencanaan budget proyek. AE digunakan khusus kepada proyek yang memiliki skala budget besar diatas Rp 50.000.000

An account executive is a person or delegation from SOEDJA that is tasked with ensuring the smooth running of a project. Account executive’s job is to help business clients communicate, find freelancers, prepare project budget plans. AE is explicitly used for projects that have large budget scales above IDR 50,000,000

Penggunaan Akun

Penggunaan akun dalam aplikasi SOEDJA diatur untuk mencegah penyalagunaan fitur, data dan sistem yang terdapat didalam ekosistem SOEDJA. Klien bisnis disebut sebagai “pihak I” dan freelancer/tenaga kerja lepas disebut sebagai “pihak II” dan SOEDJA sebagai “pihak ke III”.

The use of accounts in the SOEDJA application is set to prevent the misuse of features, data, and systems contained in the SOEDJA ecosystem. Business clients are referred to as “party I,” and freelancers/freelancers are referred to as “party II” and SOEDJA as “party III.”

Blokir Akun

SOEDJA berhak untuk melakukan pemblokiran akun klien bisnis ataupun freelancer yang diduga, terindikasi atapun terbukti melakukan pelanggaran perjanjian kerjasama, ketidakpatuhan terhadap etika profesi, perjanjian kerahasiaan antar pihak dan penyebaran isu bohong, SARA dan KKN.

SOEDJA has the right to block the accounts of business clients or freelancers who are suspected, indicated, or proven to violate cooperation agreements, non-compliance with professional ethics, confidentiality agreements between parties, and the spread of lies, SARA and KKN issues.

Pemberhentian Akun (Suspend)

Pemberhentian akun dilakukan oleh pihak ke III dalam hal ini oleh SOEDJA selaku yang berwenang untuk melakukan suspensi terhadap akun yang telah dilaporkan oleh pihak pengadu lainya terhadap pelanggaran-pelanggaran dan peraturan yang telah ditetapkan pada pasal I – Akun Anda – Blokir Akun. Suspensi bersifat sementara dan tidak selamanya sampai proses penyelesaian permasalahan selesai.

Account termination is carried out by third parties in this case by SOEDJA as authorized to suspend accounts that have been reported by other complainants for violations and regulations set out in the article I – Your Account – Block Account. The suspension is temporary and not forever until the problem-solving process is complete.

Auto Bid

Sistem Auto bid adalah sistem pencocokan cepat yang digunakan didalam aplikasi SOEDJA. Auto bid pempertemukan klien bisnis dan freelancer dalam tempo waktu yang singkat. Pihak ke III selaku penyedia layanan memiliki kendali penuh seluruhnya terhadap fitur auto bid yang dibuat dan dipasarkan kepada pengguna aplikasi SOEDJA. SOEDJA berhak melakukan rekomendasi apapun didalam hasil pencarian auto bid dalam menawarkan jasa pekerjaan pekerja lepas. SOEDJA memiliki hak untuk melakukan monetize terhadap fitur auto bid yang digunakan oleh pengguna.

The Auto-bid system is a fast matching system used in SOEDJA applications. Auto bid meeting for business clients and freelancers in a short time. Third-Party, as a service provider, has full control of the auto-bid features that are created and marketed to users of SOEDJA applications. SOEDJA has the right to make any recommendations in the auto-bid search results in offering freelance employment services. SOEDJA has the right to monetize the auto-bid feature used by users.

Penjelasan Proyek

Penjelasan proyek dilakukan oleh klien bisnis melalui media suara dan tulisan yang terdapat didalam aplikasi SOEDJA. Atas sepengetahuan atau tidak dari klien bisnis, SOEDJA berhak untuk menambahkan, mengurangi dan memperbaiki penjelasan proyek untuk mempermudah kelancaran dari proses mendapatkan pekerja lepas yang cocok. SOEDJA berhak dan memiliki kuasa untuk mendistribusikan penjelasan proyek secara menyeluruh dari klien bisnis di dalam atau diluar platform SOEDJA baik melalui media teknologi ataupun media cetak.

The project description is carried out by business clients through the sound and written media contained in the SOEDJA application. With the knowledge or not of business clients, SOEDJA has the right to add, subtract, and improve project explanations to facilitate the smooth process of getting suitable freelancers. SOEDJA has the right and power to distribute project explanations in full from business clients inside or outside the SOEDJA platform either through technology or print media.

Budget Proyek

Budget proyek adalah sebuah nilai yang digunakan sebagai harga final dalam pembayaran upah kerja yang diterima dan dibagikan kepada masing-masing pihak. SOEDJA berhak menerima komisi dari budget proyek final yang sudah ditetapkan oleh klien bisnis dan freelancer. Dimana freelancer berhak menerima upah bersih yang telahdipotong oleh komisi dan kewajiban kepada SOEDJA. Dalam proses publikasi lowongan kerja, SOEDJA berhak memberikan rekomendasi budget kepada klien bisnis dalam berbagai sumber yang diinginkan. Freelancer berhak dengan sendirinya melakukan penawaran kepada klien bisnis jika dirasa rekomendasi budget yang didapatkan dari SOEDJA tidak sesuai kondisi yang diinginkan. Kesepakatan budget antara klien bisnis dan freelancer/pekerja lepas bersifat final dan tidak bisa diganggu oleh pihak lain.

The project budget is a value used as the final price in the payment of wages received and distributed to each party. SOEDJA has the right to earn commissions from the last project budget that has been set by business clients and freelancers. Freelancers are entitled to receive net wages that have been deducted by the commission and obligations to SOEDJA. In the job publishing process, SOEDJA has the right to provide budget recommendations to business clients in a variety of desired sources. Freelancers are entitled to make offers to business clients automatically if they feel the budget recommendations obtained from SOEDJA do not match the desired conditions. Budget agreements between business clients and freelancers/freelancers are final and cannot be disturbed by other parties.

Proyek Paket

Klien bisnis yang membuka lowongan pekerjaan dengan fitur proyek paket berhak mendapatkan hasil dan jumlah pekerjaan sesuai yang telah ditetapkan didalam list proyek. Pekerja lepas yang mengambil proyek paket wajib untuk memberikan hasil pekerjaan sesuai list yang terdapat dalam informasi proyek. SOEDJA selaku pihak ke III berhak dan memiliki kuasa penuh untuk merubah, menambah dan mengganti budget proyek dan ist pekerjaan yang tercantum didalam proyek paket. Budget proyek paket bersifat final dari pihak ke III.

Business clients who open vacancies with the package project feature are entitled to get the results and the number of jobs as specified in the project list. Freelancers who take package projects are required to provide work results according to the list contained in the project information. SOEDJA as the third party has the right and has full power to change, add and replace the project budget and work ist listed in the project package. The package project budget is final from third parties.

Upload Referensi Proyek

Upload referensi proyek dapat dilakukan oleh klien bisnis dari berbagai sumber. SOEDJA tidak bertanggung jawab atau berasosiasi oleh klien bisnis juga terjadi pelanggaran hak cipta dari referensi proyek yang di unggah didalam sistem aplikasi SOEDJA. SOEDJA berhak untuk mengubah, menghapus ataupun menambahkan referensi proyek untuk menjamin kenyamanan dan keamanan didalam ekosistem SOEDJA. Pekerja lepas / freelancer berhak menggunakan referensi proyek yang diberikan oleh klien bisnis sebagai sumber inspirasi dan tidak diperkenankan untuk melakukan tindakan yang melanggar kebijakan privasi dan plagiat.

Business clients can do project reference uploads from various sources. SOEDJA is not responsible or associated by business clients as well as copyright infringement from project references uploaded in the SOEDJA application system. SOEDJA has the right to change, delete, or add project references to ensure comfort and security in the SOEDJA ecosystem. Freelancers/freelancers have the right to use project references provided by business clients as a source of inspiration and are not permitted to take actions that violate privacy and plagiarism policies.

Memilih Freelancer

Klien bisnis atau yang disebut sebagai pihak I memiliki kuasa penuh dalam memilih pekerja lepas / freelancer untuk lowongan pekerjaan atau proyek yang akan dikerjakan. SOEDJA tidak memiliki hak selain memberikan rekomendasi kepada klien bisnis dalam berbagai media baik melalui teknologi digital ataupun cetak. Klien bisnis memiliki kesadaran penuh terhadap konsekuensi terhadap freelancer/pekerja lepas yang dipilih baik konsekuensi hasil pekerjaan ataupun sikap dan etika kerja.

Business clients or parties referred to as I have full power in choosing freelancers/freelancers for job vacancies or projects to be worked. SOEDJA has no rights other than providing recommendations to business clients in various media, either through digital or print technology. Business clients have full awareness of the consequences for freelancers/freelancers who are chosen both for the results of work or attitudes and work ethics.

Pembatalan Proposal

Lowongan pekerjaan dari klien bisnis dapat dilakukan pembatalan dalam berbagai kondisi dan syarat sebagai berikut; Pertama, tidak mendapatkan calon pekerja lepas yang cocok atau sesuai dengan keinginan dari klien bisnis. Kedua, freelancer yang dipilih tidak melakukan konfirmasi dalam waktu yang ditentukan oleh klien bisnis sendiri. Ketiga, terjadi kesalahan dalam memasukan informasi tentang lowongan pekerjaan atau proyek. Dalam proses pembatalan ini, klien bisnis tidak mendapatkan kembali SOEDJA KOIN yang telah digunakan sebagai alat publikasi pada proyek yang sudah diterbitkan sebelumnya. SOEDJA tidak berhak untuk mengembalikan SOEDJA KOIN kembali bila terjadi pembatalan proposal oleh klien bisnis.

Job vacancies from business clients can be canceled under various conditions and conditions as follows; First, do not get prospective freelancers who suitably follow the wishes of business clients. Second, the chosen freelancers do not confirm within the time determined by the business client himself. Third, there is an error in entering information about job vacancies or projects. In this cancellation process, business clients do not get SOEDJA COINS back that have been used as publication tools on previously published plans. SOEDJA has no right to return SOEDJA COINS if the business client has a cancellation of the proposal.

Pembayaran Proyek

Pembayaran proyek wajib dilakukan sebelum pekerjaan proyek dilakukan atau setelah freelancer melakukan konfirmasi kesanggupan pekerjaan yang diberikan oleh klien bisnis. Pembayaran proyek ditujukan kepada SOEDJA sebagai pihak yang dipercayai mengatur upah pekerjaan dari klien bisnis terhadap freelancer. Pembayaran proyek diterima oleh pekerja lepas setelah klien bisnis melakukan approval dari hasil pekerjaan yang dikerjakan oleh freelancer. Pembayaran proyek akan diterima oleh freelancer melalui aplikasi SOEDJA dan dapat di withdraw / dikeluarkan sesuai ketentuan withdraw yang ditetapkan oleh SOEDJA.

Project payments must be made before the project work is done or after the freelancers confirm the ability of the work provided by business clients. Project payments are addressed to SOEDJA as a party entrusted with regulating the wages of work from business clients to freelancers. Freelancers receive project payments after the business client approves the results of the work done by the freelancer. Project payments will be received by freelancers via the SOEDJA application and can be withdrawn/issued according to the withdrawal conditions set by SOEDJA.

SOEDJA KOIN

SOEDJA KOIN adalah produk digital atau token yang digunakan oleh klien bisnis untuk dapat menggunakan layanan jasa publikasi lowongan pekerjaan didalam aplikasi SOEDJA. SOEDJA KOIN bukan alat pembayaran ataupun mata uang yang digunakan untuk membeli produk lain diluar dari layanan jasa aplikasi SOEDJA. Dalam pembelian SOEDJA KOIN, nilai harga token ditetapkan oleh SOEDJA dan bersifat final. SOEDJA KOIN tidak dapat ditukarkan kembali menjadi uang fisik atau digital kepada klien bisnis dalam bentuk apapun. SOEDJA KOIN tidak dapat dijadikan media barter atau tukar tambah terhadap jasa dan barang apapun.

SOEDJA COINS are digital products or tokens that are used by business clients to be able to use job publishing publications services in the SOEDJA application. SOEDJA COINS are not payment instruments or currencies used to buy other products outside of SOEDJA application services. In purchasing SOEDJA COINS, the value of the token price is determined by SOEDJA and is final. SOEDJA COINS cannot be exchanged back into physical or digital money to business clients in any form. SOEDJA COINS cannot be used as a media for barter or trade-in for any goods and services.

Keranjang Order

Keranjang order berisikan proyek-proyek yang akan di publikasi oleh klien bisnis. Maksimum proyek yang dapat dipublikasi oleh klien bisnis dalam satu proses adalah Lima proyek bisnis atau lowongan. SOEDJA berhak menyimpan, mengelola dan menghapus data yang terdapat didalam keranjang order dari klien bisnis dalam atau tidak sepengetahuan dari klien bisnis. Klien bisnis dapat melakukan pengubahan, penghapusan dan perbaikan informasi didalam keranjang order.

The order basket contains the projects that will be published by business clients. The maximum plans that can be edited by business clients in one process are five business projects or vacancies. SOEDJA has the right to store, manage, and delete data contained in the order basket from business clients within or not the knowledge of business clients. Business clients can change, delete, and correct information in the order basket.

Klien Sebagai Pembeli Jasa

Klien bisnis selaku pihak I adalah pembeli jasa dari pihak ke II yaitu pekerja lepas melalui aplikasi SOEDJA. Pembelian jasa dilakukan secara langsung sesuai dengan ketentuan yang telah terdapat di dalam aplikasi. Proses pembelian jasa melalui ketentuan, cara dan proses yang ditetapkan oleh SOEDJA. Pembelian serta pemilihan jasa dilakukan melalui kesadaran penuh dari klien bisnis.

Business clients as party I are service buyers from party II, namely freelancers through the SOEDJA application. Purchase of services is done directly in accordance with the provisions contained in the application. The process of purchasing services through the provisions, methods and processes established by SOEDJA. The purchase and selection of services is done through full awareness of the business client.freelance employment services. SOEDJA has the right to monetize the auto-bid feature used by users.

Freelance Sebagai Penjual Jasa

Freelance atau pekerja lepas selaku pihak II adalah penjualan jasa kepada pihak pertama yaitu klien bisnis melalui aplikasi SOEDJA. Penjualan jasa dilakukan secara langsung sesuai dengan ketentuan yang telah terdapat di dalam aplikasi. Proses penjualan jasa melalui ketentuan, cara dan proses yang ditetapkan oleh SOEDJA. Pihak ke II atau pekerja lepas memberikan kuasa penuh kepada SOEDJA untuk mempromosikan hasil karya atau portfolio kepada calon klien bisnis yang membuka lowongan pekerjaan.

As party II, freelance or freelance workers are sales of services to the first party, namely business clients through the SOEDJA application. The purchase of services is carried out directly following the provisions contained in the app. The process of selling services through the regulations, methods, and procedures established by SOEDJA. Second Party or freelance workers give full power to SOEDJA to promote the work or portfolio to prospective business clients who open jobs.

Perantara

SOEDJA selaku aplikator dan pihak ke III dalam kerjasama melalui aplikasi merupakan perantara jual beli jasa antara klien bisnis sebagai pihak I dan freelancer/pekerja lepas selaku pihak ke II. Dalam kerjasama sebagai perantara dari pihak I dan pihak II, SOEDJA berhak menerima komisi sesuai keinginan pihak ke III dalam hal ini SOEDJA. Besaran komisi ditentukan oleh SOEDJA dan pengenaanya dapat dilakukan kepada dua bela pihak yaitu klien bisnis dan freelancer.

SOEDJA, as the applicator and third party in cooperation through the application, is an intermediary between buying and selling services between business clients as the party I and freelancers/freelancers as party II. In partnership as an intermediary between party I and party II, SOEDJA has the right to receive commissions according to the wishes of third parties, in this case, SOEDJA. SOEDJA determines the amount of commission, and the charge can be made to two parties, namely business clients and freelancers.

Mediator

Dalam penyelesaian permasalahan, SOEDJA berperan sebagai mediator untuk membantu jalannya komunimasi antara klien bisnis dan pekerja lepas. SOEDJA memiliki wewenang atas masing-masing pihak untuk memberikan informasi yang adil dan benar untuk membantu penyelesaian permasalahan. Tujuan SOEDJA sebagai mediator adalah untuk membantu menemukan solusi tengah yang baik dan disetujui bagi masing-masing pihak.

In solving problems, SOEDJA acts as a mediator to help the course of communication between business clients and casual workers. SOEDJA has authority over each party to provide useful and correct information to help resolve the problem. The aim of SOEDJA as a mediator is to help find a reasonable middle solution and be agreed upon for each party.

Fasilitator

SOEDJA selaku pihak ke III didalam aplikasi berperan untuk membantu mempermudah proses pengalaman klien bisnis dan pekerja lepas dalam berkolaborasi lebih baik. SOEDJA memiliki peran untuk merubah , menghapus dan menambahkan materi terhadap tampilan, kata, gambar ataupun video untuk tujuan memperbaiki pengalaman kolaborasi bagi masing-masing pihak.

SOEDJA, as the third party in the application role, is to help facilitate the process of the experience of business clients and freelancers in collaborating better. SOEDJA has the function of changing, deleting, and adding material to the appearance, words, images, or videos to improve the collaboration experience for each party.

Perantara

SOEDJA selaku aplikator dan pihak ke III dalam kerjasama melalui aplikasi merupakan perantara jual beli jasa antara klien bisnis sebagai pihak I dan freelancer/pekerja lepas selaku pihak ke II. Dalam kerjasama sebagai perantara dari pihak I dan pihak II, SOEDJA berhak menerima komisi sesuai keinginan pihak ke III dalam hal ini SOEDJA. Besaran komisi ditentukan oleh SOEDJA dan pengenaanya dapat dilakukan kepada dua bela pihak yaitu klien bisnis dan freelancer.

SOEDJA, as the applicator and third party in cooperation through the application, is an intermediary between buying and selling services between business clients as the party I and freelancers/freelancers as party II. In partnership as an intermediary between party I and party II, SOEDJA has the right to receive commissions according to the wishes of third parties, in this case, SOEDJA. SOEDJA determines the amount of commission, and the charge can be made to two parties, namely business clients and freelancers.

Mediator

Dalam penyelesaian permasalahan, SOEDJA berperan sebagai mediator untuk membantu jalannya komunimasi antara klien bisnis dan pekerja lepas. SOEDJA memiliki wewenang atas masing-masing pihak untuk memberikan informasi yang adil dan benar untuk membantu penyelesaian permasalahan. Tujuan SOEDJA sebagai mediator adalah untuk membantu menemukan solusi tengah yang baik dan disetujui bagi masing-masing pihak.

In solving problems, SOEDJA acts as a mediator to help the course of communication between business clients and casual workers. SOEDJA has authority over each party to provide useful and correct information to help resolve the problem. The aim of SOEDJA as a mediator is to help find a reasonable middle solution and be agreed upon for each party.

Fasilitator

SOEDJA selaku pihak ke III didalam aplikasi berperan untuk membantu mempermudah proses pengalaman klien bisnis dan pekerja lepas dalam berkolaborasi lebih baik. SOEDJA memiliki peran untuk merubah , menghapus dan menambahkan materi terhadap tampilan, kata, gambar ataupun video untuk tujuan memperbaiki pengalaman kolaborasi bagi masing-masing pihak.

SOEDJA, as the third party in the application role, is to help facilitate the process of the experience of business clients and freelancers in collaborating better. SOEDJA has the function of changing, deleting, and adding material to the appearance, words, images, or videos to improve the collaboration experience for each party.

Akselerator

Dalam proses kolaborasi, SOEDJA juga berperan untuk melakukan akselerasi kepada pekerja lepas/freelancer dalam hal pengingkatan kapasitas, jaringan dan pendapatan. Kegiatan yang diberikan oleh SOEDJA kepada freelancer dapat berupa banyak format seperti pendidikan, insentif dan kompetisi yang tujuanya untuk melakukan akselerasi perbaikan kualitas.

In the collaboration process, SOEDJA also has the role of accelerating freelancers / freelancers in terms of increasing capacity, networks and income. Activities provided by SOEDJA to freelancers can take many forms such as education, incentives and competitions which aim to accelerate quality improvement.

Gempa Bumi

Gempa bumi menjadi kondisi atau keadaan memaksa yang menghalangi terlaksananya perjanjian dan kewajiban masing-masing pihak, sehingga ketetapan diatas dapat diatur ulang sesuai dengan kondisi yang memungkinan perjanjian kerjasama disusun kembali dari hasil musyawarah. Pembayaran proyek yang terkendala bencana gempa bumi akan tetap di kelola oleh pihak III sampai ada permintaan pembagian dari pihak ke I dan dan pihak ke II hasil musyawarah.

An earthquake becomes a condition that prevents the implementation of each party. The above provisions can be rearranged by the conditions that allow the cooperation agreement to be repositioned from the results of deliberations. Third parties will still manage project payments that are affected by earthquake disasters until a request for distribution from the first party and the second party results of the consultation.

Badai / Tornado

Badai/Tornado menjadi kondisi atau keadaan memaksa yang menghalangi terlaksananya perjanjian dan kewajiban masing-masing pihak, sehingga ketetapan diatas dapat diatur ulang sesuai dengan kondisi yang memungkinan perjanjian kerjasama disusun kembali dari hasil musyawarah. Pembayaran proyek yang terkendala bencanabadai / tornado akan tetap di kelola oleh pihak III sampai ada permintaan pembagian dari pihak ke I dan dan pihak ke II hasil musyawarah.

Tornado becomes a condition that prevents the implementation of each party. The above provisions can be rearranged by the conditions that allow the cooperation agreement to be repositioned from the results of deliberations. Third parties will still manage project payments that are affected by Tornado disasters until a request for distribution from the first party and the second party results of the consultation.

Perang

Perang menjadi kondisi atau keadaan memaksa yang menghalangi terlaksananya perjanjian dan kewajiban masing-masing pihak, sehingga ketetapan diatas dapat diatur ulang sesuai dengan kondisi yang memungkinan perjanjian kerjasama disusun kembali dari hasil musyawarah. Pembayaran proyek yang terkendala bencana perang akan tetap di kelola oleh pihak III sampai ada permintaan pembagian dari pihak ke I dan dan pihak ke II hasil musyawarah.

A war becomes a condition that prevents the implementation of each party. The above provisions can be rearranged by the conditions that allow the cooperation agreement to be repositioned from the results of deliberations. Third parties will still manage project payments that are affected by war disasters until a request for distribution from the first party and the second party results of the consultation.

Berakibat Meninggal Dunia

Bila terdapat pihak yang mengalami musibah meninggal dunia dalam hal ini pihak ke I dan pihak ke II, maka SOEDJA selaku pihak ke III berhak untuk melakukan pembatalan kerjasama dengan pengembalian uang proyek kepada pihak ke I sebanyak 80% dan pihak ke II sebanyak 15% serta pihak ke III sebanyak 5% dari total budget proyek yang dibayarkan. Lama atau cepatnya proses pengembalian pembayaran menyesuaikan kondisi operasional keuangan dari pihak ke III.

SOEDJA, as the third party has the right to cancel the cooperation by returning the 80% money to the client, 5% money to freelancer, and SOEDJA as much as 5% of the total project budget paid. The duration or speed of returning payments adjusts to the financial and operational conditions of third parties.

Identitas Palsu & Penipuan

SOEDJA berhak memutus kerjasama dengan pihak ke I dan pihak ke II apabila terdapat informasi identitas palsu dan penipuan yang mengatasnamakan orang lain atau suatu badan yang tidak memberikan wewenang kepada pihak tersebut untuk menggunakan dan membuat kerjasama didalam aplikasi SOEDJA. Pihak ke III berhak melaporkan pihak yang terbukti melakukan penipuan dan penyertaan identitas paslu kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia dengan melampirkan bukti – bukti.

SOEDJA has the right to terminate cooperation with the party I and party II if there are false identity and fraud information in the name of another person or an entity that does not authorize the party to use and make cooperation in the SOEDJA application. SOEDJA has the right to report the party proven to have committed fraud and the inclusion of a fake identity to the Indonesian National Police by enclosing evidence.

Terdapat Korupsi

SOEDJA berhak memutus kerjasama dengan pihak ke I dan pihak ke II apabila terdapat tindakan korupsi ataupun pencucian uang melalui proyek lowongan pekerjaan didalam aplikasi SOEDJA. Pihak ke III berhak melaporkan pihak yang terindikasi melakukan tindakan korupsi dan pencucian uang kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia dengan melampirkan bukti – bukti.

SOEDJA has the right to terminate cooperation with the party I and party II if there are false identity and fraud information in the name of another person or an entity that does not authorize the party to use and make cooperation in the SOEDJA application. SOEDJA has the right to report the party proven to have committed fraud and the inclusion of a fake identity to the Indonesian National Police by enclosing evidence.

Terindikasi Kolusi

SOEDJA berhak memutus kerjasama dengan pihak ke I dan pihak ke II apabila terdapat tindakan kolusi ataupun pencucian uang melalui proyek lowongan pekerjaan didalam aplikasi SOEDJA. Pihak ke III berhak melaporkan pihak yang terindikasi melakukan tindakan kolusi kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia dengan melampirkan bukti – bukti.

SOEDJA has the right to terminate cooperation with the party I and party II if there are false identity and fraud information in the name of another person or an entity that does not authorize the party to use and make cooperation in the SOEDJA application. SOEDJA has the right to report the party proven to have committed fraud and the inclusion of a fake identity to the Indonesian National Police by enclosing evidence.

Terindikasi Nepotisme

SOEDJA berhak memutus kerjasama dengan pihak ke I dan pihak ke II apabila terdapat tindakan nepotisme ataupun pencucian uang melalui proyek lowongan pekerjaan didalam aplikasi SOEDJA. Pihak ke III berhak melaporkan pihak yang terindikasi melakukan tindakan nepotisme kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia dengan melampirkan bukti – bukti.

SOEDJA has the right to terminate cooperation with the party I and party II if there are false identity and fraud information in the name of another person or an entity that does not authorize the party to use and make cooperation in the SOEDJA application. SOEDJA has the right to report the party proven to have committed fraud and the inclusion of a fake identity to the Indonesian National Police by enclosing evidence.

Ketidakhadiran

Ketidakhadiran dari pihak ke I dan ke II dalam proses pengerjaan proyek dapat berakibat pembatalan kerjasama yang diatur sebagai berikut. pengembalian uang ataupun permintaaan hak upah terbagi untuk masing-masing pihak sebesar 80% pengembalian uang kepada klien bisnis bila telah menerima hasil pekerjaan lebih dari 50%. 100% pengembalian bila belum menerima hasil kerja apapun dari pekerja lepas. Begitu juga sebaliknya dengan pekerja lepas dimana akan menerima 20% dari hasil pekerjaan bila telah menyelesaikan 50% pekerjaan dan mendapatkan 100% bila telah 100% menyelesaikan pekerjaan namun tidak ada kabar apapun dari klien bisnis lebih dari satu bulan. Atau pihak ke II sebagai pekerja lepas tidak ada kabar lebih dari tujuh hari kerja, maka klien bisnis dapat mengajukan pembatalan.

The absence of parties I and II in the project work process can result in the cancellation of the cooperation arranged as follows. Refunds or requests for divided wages for each party amounting to 80% refunds to business clients if they have received more than 50% of the work. 100% refund if you have not received any work from casual workers. Vice versa, with casual workers who will receive 20% of the job if they have completed 50% of the work and get 100% if they have achieved 100% of the work, but there is no news from business clients for more than one month. Or the second party as a freelance worker has no information for more than seven working days. Then the business client can submit a cancellation.

Ketidakpuasan Kerja

Ketidakpuasan kerja dapat menjadi faktor pembatalan kerjasama antara pihak ke I dan pihak ke II yaitu klien bisnis dan pekerja lepas, namun tidak dapat melakukan refund atau pembatalan kerjasama yang mengembalikan uang kepada klien bisnis kembali. Jika klien bisnis tidak puas dengan hasil kerja freelancer, maka SOEDJA selaku pihak ke III dapat memberikan rekomendasi pergantian pekerja lepas baru atau pergantian. Sedangkan pihak ke II sebagai pekerja lepas yang lama akan menerima upah kerja sebesar 5% dari total budget proyek sebagai kompensasi pekerjaan bila telah menyelesaikan pekerjaan lebih dari 20% proyek. Jika pihak ke II merasa tidak adil maka dapat mengajukan penolakan dengan menyertakan bukti informasi yang memperkuat bahwa pihak ke II telah melaksanakan kewajibanya sesuai keinginan dari pihak ke I. Penyelesaian masalah ketidakpuasan ini diselesaikan secara musyawarah dan sesama.

Job dissatisfaction can be a factor in canceling cooperation between party I and party II, namely business clients and freelancers. Still, it cannot refund or withdrawal agreement which returns money to business clients again. If business clients are not satisfied with the work of freelancers, SOEDJA, as a third party, can provide recommendations for replacing new freelancers or replacements. As a long-time casual worker, the second party will receive a working wage of 5% of the total project budget as work compensation if he has completed more than 20% of the project work. If the second party feels unfair, it can submit a rejection by including evidence of information that strengthens that the second party has carried out its obligations according to the wishes of the party to I. Resolution of this dissatisfaction problem is resolved by deliberation and fellow.

Ganti Rugi

Dalam proses pembatalan kerjasama yang bersifat ganti rugi, SOEDJA berperan sebagai mediator untuk menengahi permasalahan dari kerugian yang ditanggung pihak pengadu. Ganti rugi bersifat musyawarah dan bila pihak pelapor menginginkan penyelesaian melalui jalur hukum maka SOEDJA selaku pihak ke III akan bekerja sama untuk memberikan informasi yang adil dan benar untuk mendukung kelancaran proses pengaduan pada pihak berwajib. Ganti rugi berupa pengembalian uang ataupun permintaaan hak upah terbagi untuk masing-masing pihak sebesar 80% pengembalian uang kepada klien bisnis bila telah menerima hasil pekerjaan lebih dari 50%. 100% pengembalian bila belum menerima hasil kerja apapun dari pekerja lepas. Begitu juga sebaliknya dengan pekerja lepas dimana akan menerima 20% dari hasil pekerjaan bila telah menyelesaikan 50% pekerjaan dan mendapatkan 100% bila telah 100% menyelesaikan pekerjaan namun tidak ada kabar apapun dari klien bisnis lebih dari satu bulan.

In the process of canceling the cooperation that is compensation, SOEDJA acts as a mediator to mediate the problem of losses borne by the complainants. Compensation is deliberative. If the reporting party wishes to resolve it through legal channels, SOEDJA, as a third party, will work together to provide clear and correct information to support the smooth process of complaints to the authorities. Compensation in the form of refunds or requests for divided wages for each party amounting to 80% refunds to business clients if they have received more than 50% of the work. 100% refund if you have not received any work from casual workers. Vice versa, with casual workers who will receive 20% of the job if they have completed 50% of the work and get 100% if they have achieved 100% of the work, but there is no news from business clients for more than one month.